Kelebihan dan Kekurangan Tali Manila

Kelebihan dan Kekurangan Tali Manila

Dalam kebutuhan manusia tidak akan terlepas dari penggunaan tali. Sedangkan ada banyak sekali jenis tali yang bisa digunakan. Pada setiap jenis tali mempunyai kelebihan dan kekurangan masing-masing. Kegunaan dari tali juga sangat beragam, karena bisa disesuaikan pada jenis tali yang hendak digunakan. Salah satunya yaitu seperti tali Manila atau abaca.

Kelebihan dan Kekurangan Tali Manila

Jenis tali ini mempunyai kelebihan tersendiri, sehingga wajar saja apabila banyak orang yang menggunakan jenis tali yang satu ini. Khususnya ketika digunakan untuk kebutuhan lapangan. Berikut ini beberapa daftar kelebihan dari tali jenis Manila:

  1. Bisa Menyerap Air

Kelebihan pertama yang dimiliki oleh jenis tali ini yaitu kemampuannya dalam menyerap air. Dengan hal ini maka saat digunakan pada air tidak ada kendala. Biasanya tali jenis ini digunakan dalam perkapalan atau para nelayan.

  1. Harga Terjangkau

Jika dibandingkan pada jenis tali yang lainnya, untuk tali jenis Manila mempunyai harga yang cukup terjangkau. Banyak orang yang tertarik menggunakan jenis tali ini karena harganya lebih murah dan bisa digunakan dalam segala jenis kebutuhan.

  1. Tidak Mudah Pecah

Tekstur dari tali ini tidak terlalu kaku, sehingga saat digunakan tidak akan mudah pecah. Selain itu Manila juga mempunyai tekstur yang tidak bisa meleleh. Sehingga mempunyai bentuk fisik yang sangat bagus, bahkan tali abaca mempunyai nilai seni tersendiri.

Kekurangan:

  1. Rentan Terhadap Bahan Kimia

Kekurangan pertama yang dimiliki oleh tali manila ini yaitu sangat rentan terhadap bahan kimia. Sehingga saat menggunakan tali jenis ini harus memperhatikan dan mempertimbangkan banyak hal sebelum menggunakannya.

  1. Rentan Sinar Matahari

Tali Manila sangat rentan terhadap pancaran sinar matahari, sehingga jenis tali ini sangat tidak cocok apabila digunakan pada aplikasi towing atau lifting. Alasannya yaitu karena tali jenis Manila tidak mempunyai nilai breaking load yang tinggi. Sementara nilai breaking loadnya bisa berkurang ketika tali berada pada kondisi yang basah.

Tali jenis Manila juga disebut sebagai Musa textilis atau abacha yang merupakan tali terbaik untuk kebutuhan sehari-hari. Khususnya dalam perkapalan, karena tali ini terbuat dari serat abaca, yaitu tanaman yang masuk dalam kelompok pisang. Jenis tanaman ini banyak dijumpai di Filipina. Karakteristik yang dimiliki oleh tali abaca yaitu bisa menyerap air, bisa merenggang lebih kurang dari 25% dari panjang aslinya, mempunyai permukaan yang kasar dan tidak bisa meleleh.